Wawancara
1. Menyimak factual => menangkap serta memahami fakta2, konsep2, serta info yg disampaikan pembicara.
Kegiatan menyimak factual:
a. Memusatkan perhatian pada pesan orang lain
b. Berusaha mendapatkan fakta2
2. Menyimak empatik=> menolong kita untuk memahami sikap psikologis dan emosional sang pembicara/narasumber dan bagaimana sikap tsb mempengaruhi ujarannya. Disebut jg menyimak aktif atau menyimak pemahaman. Setiap pesan berisi 2 bagian yaitu isi atau materi factual dan perasaan atau sikap pembicara terhadap isi tersebut.
Kegiatan menyimak empatik:
a. Memperhatikan isyarat2 non verbal (gerak2 anggota tubuh)
b. Menempatkan diri pada posisi orang lain
c. Memusatkan perhatian pada pesan, bukan pada penampilan.
Wawancara=> percakapan terpimpin yang dicatat. Yg dilakukan oleh satu atau beberapa pewawancara thd satu atau lebih narasumber
Wawancara dikatakan percakapan terpimpin dan tercatat karena percakapan itu sudah diatur dan direncanakan lebih dulu. Lalu karena dicatat untuk bahan penulisan kembali.
3. Jenis wawancara berdasarkan tujuan:
a. Wawancara untuk memperoleh informasi, komentar, atau pendapat narasumber yg ahli atau kompeten di bidangnya.
Contoh: wawancara thd ahli pendidikan atau kepsek tentang penegakan ketertiban di lembaga pendidikan.
b. Wawancara untuk menonjolkan kepribadian sesorang
c. Konferensi pers yang dilakukan beberapa wartawan dari berbagai media terhadap tokoh (pejabat, usahawan, politikus, artis, dll)
Hal2 yg diperhatikan dlm melaksanakan wawancara
a. Memahami masalah yang akan ditanyakan sebelum mewawancarai narasumber
b. Menyusun daftar pertanyaan secara sistematis
c. Menghubungi, meminta kesediaan dan kepastian mengenai waktu n tempat wawanccara pada narasumber
d. Memperhatikan penampilan, cara berpakaian, cara bersikap dan berbicara di hadapan narasumber
e. Memperkenalkan diri diikutin dengan pembicaraan pembuka
f. Mengingat tujuan mencari informasi, bukan berdebat
g. Terkadang menguraikan latar belakang masalah secara singkat dalam mengajukan pertanyaan
h. Ucapkan terimakasih setelah selesai
~~~
SURAT KUASA
Surat yang berisi perlimpahan/pengalihan kuasa dari seseorang atau suatu pihak kpd orang atau pihak lain.
Unsur2:
a. Judul
b. Identitas pemberi kuasa
c. Udentitas penerima kuasa
d. Kuasa dan batasan kuasa
e. Tanggal
f. Nama n tanda tangan pembuat dan penerima surat kuasa
~~~
SURAT DAGANG
Terdiri atas:
1. Surat penawaran => isi berupa penawaran barang/jasa
2. Surat permintaan=> isi berupa permintaan kejelasan/identifikasi barang/jasa
3. Surat pemesanan=> isi berupa pemesanan atas barang/jasa berdasarkan penawaran sebelumnya
4. Surat pengaduan=> Isi berupa komplen/aduan/pengaduan atas penerimaan barang yang tidak sesuai permintaan atau rusak
Unsur2:
1. Kop surat
2. Tanggal
3. ID surat
4. Alamat
5. Salam pembuka
6. Isi
7. Salam penutup
8. Jabatan, ttd, nama
~~~
PROSA
Istilah prosa diambil dari bahasa latin “oratio provosa” yg artinya ucapan langsung. Dalam kesusastraan, yg dimaksud prosa adlah bahasa bebas yg digunakan dlm prckpan shari-hari
prosa tdk diikat aturan2 khusus, tapi tdk trbebas dari aturan tata bahasa bagi bahasa yg brsangkutan
Menurut zamannya, prosa dibagi 2 yaitu:
I. prosa lama = masyarakat lama, yaitu masyarakat sblum tmbulny rasa kesadaran nasional
Jenis2 prosa lama::
1. Dongeng (cerita ajaib)
yaitu cerita lengkara yg singkat yg diceritakan untuk santapan anak2 (buset dah, santapan, sjak kapan dongeng dimakan! XDD)
Dongeng dibagi mnjadi 6, yaitu::
a. dongeng kawih => dongeng yg diceritakan sambil bernyanyi
contoh :
Sunda – Nyi Bungsu Rarang
Sunda – Bakekok au au cleng
Jawa – Kawakjali
Jawa – Walang Cantung
b. Mite => dongeng tentang dewa2/roh2 halus (Wondering, kuntilanak masuk ga yaaa~ XDD)
Contoh:
Nyi Roro Kidul
Kuntilanak (wah! ternyata MASUK sodara2! XDD)
c. Legenda => dongeng yg brtalian dgn kejadian/kenyataan2 alam
Contoh:
Sangkuriang
Si Malin Kundang
d. Fabel => dongeng yg mncritakan khdupan binatangcontoh:
hikayat kalilah dan Dimnah
Si Kancil
e. Parabel => dongeng yg mngndung kias yg brsifat mendidik
contoh:
Sepasang selop kulit
Izkandar Zulkarnain
f. sage => dongeng yg dprtalikan dgn sejarah/kjadian pd suatu masa
Contoh:
Ciung wanara
Jaka Tarub
Jaka Tingkir
(kenapa dikasih nama Jaka? apakah karena mereka adalah pemuda2 yg masih perjaka? XDD)
2. Cerita Rakyat (Cerita lucu: folkslore)yaitu cerita2 yg mengisahkan kehidupan rakyat
Contoh:
Pak Kadok, Pak Lebai Malang – Melayu
Pak Banjir – Jawa
Kabayan – Sunda
3. Cerita Pelipur lara
yaitu cerita berbentuk prosa yg diseling dengan pantun, syair, dan bahasa berirama
Fungsinya sbg penghibur hati
Contoh:
-Cindur Mata
-Hikayat Malim Dewa
-Hikayat Seri rama
yaitu cerita percintaan yg diceritakan secara panjang lebar (dalam kesustraan klasik)
Dalam Hikayat dilukiskan pengalaman2, percintaan anak2 raja, tentang pertempuran, tentang pahlawan yg mmiliki senjata sakti, tentang dewa2/ tenaga gaib
Contoh:
-Hikayat Si Miskin
-Hikayat Srengga Bayu
-Hikayat sang Boma
4. Hikayat
5. Tambo – Sejarah
yaitu cerita sejarah yg brcampr dgn crita2 legenda/mite
dalam tambo-sejarah, peristiwa sejarah dcritakan mnurut kemauan/menurut cita2 n pndangan hidup pengarang cerita itu.
Contoh:
Hikayat Raja-Raja Pasai
-Misa Melayu
-Tambo Bengkulu
6. Cerita Berbingkai
yaitu cerita yg menceritakan cerita-cerita
Bingkai cerita => cerita yg mula2 meliputi seluruh cerita
Contoh:
-Hikayat Kalilah & Dimnah = India
-Syuka Saptati = India
-Hikayat Bakhtiar =Arab-Persi
-Hikayat 1001 malam = Arab-Persi
